15 Waktu Mustajab Terkabulnya Doa (Sesuai Hadits)

Doalovers, siapa sih yang gak ingin doanya cepat dikabulkan? Pastinya kita semua menginginkannya bukan?

Sebagai bahan referensi kita dalam berdoa agar cepat dikabulkan, berikut ini kami share waktu-waktu mustajab untuk berdoa, Insya Allah diwaktu-waktu berikut ini apabila kita memanjatkan doa secara ikhlas dan penuh harapan, niscaya cepat terkabul.

Berikut adalah 15 Waktu Mustajab Untuk Berdoa Cepat Dikabulkan sesuai Hadits

1. Ketika Adzan Berkumandang Doa Tidak Tertolak

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya:
“Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (H.R. Abu Daud)

2. Berdoa Antara Adzan dan Iqomah Cepat Terkabul

Selain saat adzan berkumandang, ternyata waktu berdoa yang mustajab juga ada pada saat waktu jeda antara adzan dan iqamah. Rasulullah SAW bersabda:
"Doa diantara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (H.R. Tirmidzi)

3. Doa Mustajab Ketika Sujud dalam Sholat

Rasululah SAW bersabda:
“Seorang hamba yang berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (H.R. Muslim)

4. Doa Mustajab Ketika sebelum Salam pada Shalat Wajib

Rasulullah SAW bersanda:
قيل يا رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الدعاء أسمع قال جوف الليل الآخر ودبر الصلوات المكتوبات
Artinya : “Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: “Diakhir malam dan diakhir shalat wajib” (HR. Tirmidzi, 3499)

5. Doa Mustajab Di Sepertiga Malam Terakhir

Di saat manusia lainnya sedang pulas tertidur, Anda justru dapat memanfaatkan waktu di sepertiga malam untuk berdoa kepada Allah SWT karena merupakan waktu yang penuh berkah. Sebagaimana sabda Rasul SAW:
“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman : “Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.” (H.R. Bukhari, Muslim)

6. Berdoa Ketika Sahur dan Berbuka Puasa Cepat Terkabul

Orang yang berpuasa adalah orang yang didengar doanya oleh Allah SWT, terutama ketika ia berdoa di waktu sahur dan berbuka. Sebagaimana sabda Rasul:
“Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terdhalimi.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Hibban)
Maka ketika Anda berpuasa, hendaklah memperbanyak doa, terutama di waktu sahur dan berbuka.

7. Malam Lailatul Qadar, Malam Mustajab untuk Berdoa

Malam lailatul qadar merupakan malam yang sangat istimewa karena di saat itulah Al-Quran turun. Di malam itu, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa, sebagaimana dalam sebuah riwayat:
“Aku bertanya kepada Rasulullah : Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda : “Berdoalah, Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Artinya : ‘Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah)

8. Hari Jum'at, Hari Mustajab untuk Berdoa

Jumat merupakan hari yang penuh berkah, dimana kita dianjurkan untuk banyak melakukan ibadah dan kebaikan di hari tersebut. Sebagaimana sabda Rasul: “Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.” (H.R. Bukhari, Muslim) Namun ada beberapa perbedaan pendapat diantara para ulama mengenai waktu yang sebentar tersebut. Beberapa perbedaan pendapat tersebut antara lain:
“Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai.” (H.R. Muslim).
Pendapat ini diikuti oleh Imam Muslim, An-Nawawi, Al-Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al-Baihaqi.
“Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah SWT pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar.” (H.R. Abu Daud).
Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi, dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Pendapat ini juga yang lebih masyhur dikalangan para ulama. Namun alangkah baiknya jika seorang Muslim berdoa dan beribadah di sepanjang hari Jumat untuk lebih memantapkan kekuatan doanya, bukan hanya berdoa di waktu tertentu saja.

9. Doa Mustajab Pada Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar

Sangat sedikit orang yang mengetahui waktu yang mustajab ini. Hal ini diketahui berasal dari sebuah riwayat yang diceritakan oleh Jabir bin Abdillah r.a. :
“Nabi SAW berdoa di Masjid Al-Fath 3 kali, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir : “Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa ,dan saya mendapati dikabulkannya doa saya.”
Dan dalam riwayat lain disebutkan :
“Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Dhuhur dan Ashar.” (H.R. Ahmad)

10. Hari Arafah adalah Hari Mustajab Doa Terkabulkan

Hari Arafah adalah hari saat wukuf di Arafah, tepatnya tanggal 9 Dzulhijjah sehingga dianjurkan bagi semua umat Muslim untuk berdoa di hari itu. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah.” (H.R. At-Tirmidzi)

11. Doa Mustajab Ketika Meminum Air Zam-zam

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ماء زمزم لما شرب له
Artinya : “Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah, 2/1018. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah, 2502)

12. Waktu Terkabulnya Doa saat Turun Hujan

Masih banyak yang tidak mengetahui bahwa salah satu waktu yang baik untuk berdoa adalah ketika hujan turun. Hal ini disebabkan karena hujan adalah salah satu bentuk rahmat dari Allah SWT. Sebagaimana yang tertuang dalam sebuah hadist:
“Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.” (H.R Al-Hakim)

13. Ketika Berjihad atau Berperang di Jalan Allah, Doanya Mustajab

Keistimewaan berjihad atau berperang di jalan Allah adalah dikabulkannya doa orang yang berjihad tersebut. Sebagaimana sabda Rasul:
“Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (H.R. Abu Daud)

14. Ketika Dizholimi, Doanya Mustajab

Sungguh doa orang yang dizholimi akan didengar langsung oleh Allah SWT. Sehingga berhati-hatilah jika akan mendzholimi orang. Sebagaimana sabda Rasul:
“Hendaklah kamu waspada terhadap doa orang dizalimi. Sesungguhnya doa itu akan naik ke langit amat pantas seumpama api marak ke udara.” (Hadis Riwayat Hakim – sanad sahih).
Anda juga dapat melihat doa orang yang teraniaya dalam Al-Quran. Ketika dizholimi, lakukan banyak ibadah doa agar dipermudah segala urusan.

15. Doa Mustajab Ketika Ajal Tiba

Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah mendatangi rumah Abu Salamah (pada hari wafatnya), dan beliau mendapatkan kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau memejamkannya kemudian bersabda.
أَنْ الرُّوْحَ إِذَا ٌَبَضَ تَبِعَهُ الْبَصَرُ فَضَجَّ نَاسٌ مِنْ أَهْلِهِ فَقَالَ لاَ تَدْعُوْا عَلَى أَنْفُسِكُمْ إِلاَّ خَيْرًا فَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ يُؤَمِنُّوْنَ عَلَى مَا تَقُوْلُوْنَ
Artinya : “Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya’. Semua keluarga histeris. Beliau bersabda : ‘Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan”. [Shahih Muslim, kitab Janaiz 3/38]
Doalovers, itulah waktu-waktu mustajab terkabulnya doa seuai hadits, sebagaimana kami lansir dari laman muslim.or.id dan almanhaj.or.id. Meskipun sekarang kita sudah mengetahui beberapa waktu mustajab untuk doa, bukan berarti kita berdoanya di waktu tersebut saja. Hendaklah kita berdoa kepada Allah SWT setiap saat dimanapun kita berada dan dalam kondisi apapun untuk selalu berdoa, mengingat kepada Allah SWT.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel